ASus Blog

Catatan saya, artikel, tips dan trik komputer

Cara Mengatasi Dan Mencegah Windows Dari Virus









Cara mengatasi dan mencegah Windows agar terhindar dari masalah Virus, Malware, Spyware dan program perusak lainnya.
  1. Apabila komputer anda bermasalah lebih baik lakukan step2 berikut :
    1. Backup semua data (Ke dalam CD/DVD, USB Flash Drive, Hardisk Eksternal, dll)
    2. Boot dengan clean boot disk seperti windows live cd atau dengan bartpe.
    3. Scan dengan Antivirus yang ada dan updatean terbaru ex : Kaspersky, AVG, Avira, PCMAV, dll
    4. Format Hardisk anda bila tidak ada perubahan.
    5. Install ulang Windows anda.
    6. Install AntiVirus, Anti Spyware, Firewall, dll.
    7. Update Antivirus dan Spyware tersebut.
    8. Install aplikasi2 yg dapat dipercaya seperti TuneUP Utilities, Smart Buster untuk mendrive system windows.
    9. Backup Drive C: atau lokasi windows dengan Norton Ghost ke Drive lain atau Flashdisk

  2. Apabila komputer anda tidak bermasalah lakukan step2 berikut :
    1. Backup Drive C: atau lokasi windows dengan Norton Ghost ke Drive lain atau Flashdisk
    2. Buat Live CD Windows anda dengan menggunakan Bartpe atau live cd lain
    3. Install AntiVirus, Anti Spyware, Firewall, dll.
    4. Update Antivirus dan Spyware tersebut.
    5. Install aplikasi2 yg dapat dipercaya seperti TuneUP Utilities, Smart Buster untuk mendrive system windows.
    6. Apabila terjadi masalah pada system, restore windows anda dengan menggunakan system restore Start - All Programs - Accessories - System Tools - System restore
    7. Hati2 dengan file aneh pada hardisk atau flashdisk anda yang berakhiran (.exe, .bat, .com, .vbs, .js, .wmf, .scr .swf, .pif, dll). Apalagi apabila anda merasa tidak ada pernah melihat file itu sebelumnya.
    8. Scan dengan Antivirus apabila anda menemukan file2 aneh tersebut.
    9. Hindari situs2 Porno, Keygen, Bajakan jika anda browsing dengan komputer anda.
Itulah tips yang bisa saya berikan, bila ada kekurangan tolong ditambahkan... ^^

Referensi : forum.chip.co.id
Selengkapnya…

Cerita Saya Tentang Kaspersky Anti Virus

Dulu sering sekali saya gonta ganti antivirus di karenakan virus yang selalu mengganggu komputer saya, ceritanya sekitar tahun 2006 saya baru duduk di perkuliahan dan baru mengenal komputer, maklum ndeso..hehe, jadi banyak hal yang belum saya ketahui tentang virus dan antivirus.

Pernah suatu hari komputer saya terasa amat lambat, saya tak tahu apa penyebabnya yang jelas jalannya system komputer terasa lambat dan lain dari biasanya, dulu saya pikir karena banyak aplikasi yang saya jalankan, tapi tidak hanya pada saat system dan aplikasi berjalan, pada saat boot dan shut down pun juga terasa lama sekali, dan banyak program aplikasi yang lama munculnya ketika di buka, seperti explorer, winamp, windows media player, firefox, dll.

Sebenarnya itu bisa disebabkan karena kinerja komputer yang menurun akibat hardisk yang tidak pernah di defrag, aplikasi di system tray dan startup yang terlalu banyak dan aksi dari virus komputer yang menggerogoti system. Dulu saya pertama kali memakai Norton Antivirus 2006, tapi dikarenakan berat dan scan yang lama akhirnya saya beralih ke AVG 7.5, dengan AVG pun komputer saya masih bisa di jebol oleh virus, ada file yang terinfeksi virus tapi oleh avg tak terdeteksi adanya virus, padahal saya telah update avg nya. Lalu saya gunakan avast sebagai pengganti avg, tapi sama seperti avg, banyak virus yang terus menyerang komputer saya, kemudian saya beralih ke PC Cilin antivirus, PC Media, Norman, McAffe, Bullguard,Avira, dan akhirnya saya menetapkan kaspersky sebagai antivirus andalan saya.

Mungkin saya tak tahu keunggulan anti virus yang saya gunakan sebelumnya, tapi kesimpulan saya dari semua antivirus yang saya gunakan yaitu bahwa tidak ada perlindungan yang sempurna dari antivirus, karena perkembangan virus selangkah lebih maju daripada antivirus. Sehingga semua antivirus pasti bisa di jebol oleh virus. Tetapi saya pernah menemukan masalah yang serius pada komputer saya sehingga kenapa saya mengganti antivirus saya dengan kaspersky.

Begini ceritanya..hehe, Sehabis mengantar pacar saya dari kampus pada bulan april 2008, saya menunggu dia di warnet, kemudian saya mendownload aplikasi pengunci folder dari situs yang memang bukan situs resmi, waktu itu saya tak tahu apa-apa dan tak mengira kalo file itu virus karena file itu tidak terdeteksi dengan antivirus di warnet itu, padahal antivirus di warnet itu bagus dan pemiliknya selalu mengupdate antivirus itu. Tanpa curiga akhirnya setelah sampai di rumah malamnya saya langsung menginstal aplikasi tersebut ke PC saya, penginstalan berjalan lancar sama seperti menginstal aplikasi pada umumnya, setelah menginstal ada konfirmasi untuk restart komputer, kemudian langsung saya yes.

Setelah ada tampilan log off saya terkejut karena background komputer saya berubah menjadi gambar malaikat dengan nama maxtrox, lalu setelah log in windows tiba-tiba antivirus saya di startup tidak jalan, saya curiga dan coba membuka antivirus tersebut melalui start menu, tapi antivirus nya tak muncul-muncul, saya coba lagi melalui program file untuk membukanya, namun ketika saya membuka folder antivirus saya file antivirus.exe nya berubah ukurannya menjadi ukuran kb padahal sebelumnya mb.

Tak hanya aplikasi antivirus aplikasi lainnya seperti photoshop, transtool, linguist, tuneup, dan game yang sudah terinstal berubah ukuran file exe nya dan tak bisa di gunakan. Rupanya virus maxtrox telah menyerang file-file exe atau aplikasi yang sudah terinstal dalam PC saya.

Dalam kebingungan saya mencoba menghilangkan virus tersebut, tapi antivirus yang saya dapat untuk menghilangkan virus tersebut di blok oleh virus tersebut sehingga saya tak bisa menginstal antivirus tersebut, dan akhirnya saya install ulang komputer saya hari itu juga dan saya pasang antivirus kaspersky yang di beri teman saya, Kemudian saya langsung ke warnet untuk mencari update antivirus tersebut dan mencari info tentang virus tersebut, ternyata tidak ada info tentang virus tersebut, lalu saya hanya mendownload updatean kaspersky saja.

Setelah sampai rumah saya langsung update kaspersky nya, dan coba saya scan file virus yang saya dapat dari warnet tadi siang, dan akhirnya file tersebut terdeteksi sebagai virus oleh kaspersky, hanya saja nama virusnya belum diketahui. Padahal kaspersky saya menggunakan file updatean kaspersky 2 hari yang lalu dari lab kaspersky nya. Setelah kejadian itu saya mempercayakan perlindungan komputer saya kepada kaspersky sampai sekarang.

Waktu semakin berlalu dan perkembangan antivirus semakin maju karena pada akhirnya virus maxtrox bisa di taklukkan oleh antivirus manapun, tapi hal itu terjadi sesudah 6 bulan pada saat saya terkena virus tersebut. Jadi menurut saya kaspersky itu selalu memberikan perlindungan komputer saya, karena update dari lab kaspersky di lakukan setiap hari dan dia menglist semua virus dalam viruslist.com, sehingga kita bisa tahu apakah virus yang kita temukan sudah terdaftar dalam viruslist.com kaspersky.

Tapi menurut yang saya tahu kaspersky selalu mengupdate list virus dengan cepat, saingan kaspersky sampai saat ini yaitu avira premium, bit defender, dan nod32 yang ada di posisi 5 besar dalam situs AV-test.org. Sampai tulisan ini saya buat kaspersky masih dalam urutan 3 besar dimana keunggulan dan security makin berkembang dan siap bersaing dengan antivirus lainnya.
Tapi maaf yang saya pakai bukan kaspersky asli..hehehe, tapi setelah saya punya uang yang cukup saya akan beli yang asli kok ^_^

Selengkapnya…

Blue Screen Pada Windows

Ketika komputer saya terkena blue screen saya share dengan teman-teman saya. Mereka bilang kalau tiba-tiba komputer muncul layar biru (blue screen), mereka bilang restart saja, itu karena ada system bartabrakkan saat kita membuka aplikasi atau program. Setelah saya coba memang benar komputer saya kembali ke keadaan semula, permasalahan ini saya alami ketika saya membuka explorer dan aplikasi winamp secara bersamaan.

Tapi setelah itu blue screen muncul lagi, kemudian saya restart, tapi setelah masuk loading windows tiba-tiba blue screen muncul lagi dan setelah saya coba restart berulang-ulang, tetapi blue screen tetap muncul.
Capek dengan masalah itu akhirnya saya instal ulang windows saya. Dan setelah selesai alhamdulillah blue screen tidak pernah muncul lagi. Tetapi 5 hari kemudian blue screen kembali muncul lagi, makin bingung saya karena setahu saya blue screen terjadi karena kesalahan system atau hardisk yang terkena boot sector. Saya curiga kalo hardisk saya terkena boot sector, kemudian saya tukar hardisk saya (Seagate 160 GB SATA) yang masih ada garansi 1 bulan lagi dari garansi 1 tahun. Setelah di periksa dan hardisk dinyatakan tidak bisa digunakan maka hardisk ditukar dengan hardisk yang baru. Lalu saya coba harsdisk saya dan selama pemakaian tidak ada masalah, tapi setelah 1 minggu pemakaian blue screen muncul lagi, aaarrgghh padahal baru di tukar dan masa garansi sudah habis lagi keluhku.
Kemudian saya coba restart komputer saya, pada saat muncul menu pada awal komputer booting, saya coba pilih pilihan last known good configuratiaon dan akhirnya windows saya tidak muncul blue screen sampai sekarang.

Sebenarnya blue screen itu terjadi karena beberapa hal, bukan hanya karena boot sector tetapi karena hal lain juga. Berikut adalah pesan yang muncul pada blue screen dan penjelasannya :

1. IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL (0X0000000A)
Pesan ini disebabkan umumnya kerena ada ketidakcocokan driver yang sudah terinstal di komputer.

Penyebab:
- Masalah driver yang bentrok atau tidak cocok
- Masalah Video Card, hal ini mencakup video card yang di overclock melebihi batas atau Anda baru berganti Video card dan Anda belum menguninstall driver - - Video card lama dari chipset berbeda
- Masalah Audio Card, meliputi kesalahan konfigurasi atau bug dalam driver sound card

Untuk mengatasinya yaitu dengan memeriksa driver yang akan di instal apakah cocok dengan motherboard yang ada. Untuk amanya gunakan CD driver yang sesuai dengan motherboard.

2. NTFS_FILE_SYSTEM atau FAT_FILE_SYSTEM (0X00000024) atau (0X00000023)
Pesan ini disebabkan karena partisi pada hardisk atau file systemnya. Untuk mengatasinya coba periksa kabel SATA atau PATA dan partisi hardisk dengan disk doctor pada TuneUp Utilities atau dengan menjalankan command prompt dengan mengetik chkdsk untuk mengecek hardisk.













3. UNEXPECTED_KERNEL_MODE_TRAP (0X0000007F)
Pesan ini disebabkan karena:
- Overclock yang berlebihan sehingga suhu processor panas
- Komponen komputer yang kepanasan di karenakan pendinginan yang kurang
- BIOS yang corrupt
- Memory CPU yang cacat

4. DATA_BUS_ERROR
Pesan ini disebabkan karena adanya kemungkinan bahwa memory atau slot memory pada motherboard rusak.

5. PAGE_FAULT_IN_NONPAGED_AREA
Pesan ini disebabkan karena adanya kerusakan hardware, termasuk memory utama, memory video card, atau memory di processor.

6. INACCESSIBLE_BOOT_DEVICE
Disebabkan karena adanya kesalahan dalam konfigurasi jumper harddisk yang salah, virus boot sector, driver IDE controller yang salah, atau kesalahan driver chipset.

7. VIDEO_DRIVER_INIT_FAILURE
Kesalahan terjadi pada instalasi driver video card yang kurang sempurna, restart pada saat instalasi driver atau juga dapat terjadi karena kesalahan dalam instalasi driver.

8. BAD_POOL_CALLER
Kesalahan ini dapat terjadi karena kesalahan atau driver yang tidak kompatibel. Sering terjadi saat melakukan instalasi XP dari upgrade, atau bukan dari instalasi yang baru.

9. PEN_LIST_CORRUPT
Pesan ini disebabkan karena adanya kerusakan RAM.

10. MACHINE_CHECK_EXCEPTION
Pesan ini disebabkan oleh cacatnya CPU, atau processor yang di overclock, serta power supply yang kekurangan daya atau rusak.

Apabila anda mengalami blue screen seperti saya, lebih baik anda cepat-cepat managaninya dan cari tahu pesan yang muncul, karena jika kita tahu permasalahanya kita pasti tahu cara menanganinya.



Selengkapnya…

Mengembalikan Folder Yang Hilang Karena Virus

Komputer saya terkena virus, setelah saya scan menggunakan antivirus, virus itu berhasil dihilang atau dibersihkan, tetapi ketika setelah saya restart ada beberapa folder di komputer saya yang hilang. Flashdisk terkena virus, setelah di scan menggunakan antivirus, flashdisk terbebas dari virus tetapi kenapa ketika flasdisk itu saya coba buka di komputer banyak folder yang hilang, sudah coba dicari dengan Properties, Folder Options, View, Show Hidden Files and Folders tetap tidak bisa memunculkan file dan folder saya yang hilang.

Dari dua persoalan tersebut dapat disimpulkan bahwa komputer tempat kita bekerja terserang virus yang berekstensikan .scr. Cara kerja virus ini sangat sederhana yaitu merubah setiap folder yang ada di komputer atau flashdisk menjadi file applikasi dengan kapasitas yang digandakan menjadi 32 Kb (tertulis disaat kita membuka). dan ketika coba di bersihkan menggunakan antivirus dari salah satu vendor, virus tersebut bisa di hilangkan tetapi effect yang ditimbulkan dari scanning tadi adalah folder-folder yang terserang virus ini menjadi hilang.

Sebenarnya folder tersebut tidak hilang namun disembunyikan saja. Dan folder yang hilang tersebut dapat kita kembalikan dengan menggukan perintah attrib pada command prompt. Cara sangat sederhana sekali namun sebelum mengupas bagaimana mengembalikan Folder yang hilang tersebut akan kita kupas sedikit tentang attribute ini.

Untuk melihat Properties attribute dapat dilakukan dengan dua cara yaitu :

1. Melalui Windows Prompt

Caranya adalah klik kanan pada Folder dimana folder tersebut di simpan (drive C,D dll)




















2.Melalui Command Prompt

Command attribute bekerja pada DOS command prompt, memiliki beberapa fungsi salah satunya adalah untuk menset attribute dari suatu file apakah file tersebut akan diberi attribute :
- read-only file attribute
- Archive file attribute
- System File Attibut
- Hidden File Attribut

Untuk mengembalikan Folder yang hilang tersebut menggunakan cara yang kedua yaitu melalui command prompt.

Adapun tahapannya adalah sebagai berikut :

1.Klik Start

2.Klik Run, maka akan muncul jendela seperti di bawah ini dan ketikkan kata cmd












3. Maka akan muncul tampilan seperti ini













4. Nah inilah bagian yang terpenting dari pembahasan kita kali ini, pada command prompt ini kita ketikkan attrib /? Untuk mengetahui beberapa perintah pada properties attribute melalui command prompt.

5. Selanjutnya pada pompt tersebut akan muncul sederatan kalimat yang menjelaskan
tentang attribute seperti :
- tanda (+) untuk sets an attribute
- tanda (– ) untuk Clears an attribute
- huruf R untuk read-only file attributes
- huruf A untuk Archive file attribute
- huruf S untuk System file attribute
- huruf H untuk Hidden file attribute
- /S untuk proses penyamaan file di dalam folder sebelumnya dan semua subfolder
yang ada di komputer
- /D untuk proses yang akan dilakukan terhadap folder itu sendiri

6. Kembali kepada Folder yang hilang tersebut maka perintah yang kita ketikkan pada
command prompt ini adalah : (ketikkan perintah ini pada Drive C:\> atau D:\> atau dimana ada Folder yang hilang).

attrib –s –h *.* /S /D

7. Selanjutnya refresh komputer atau semua drive yang ada di komputer kita, hasilnya adalah Eng Ing Eng!!!, folder yang hilang tersebut muncul kembali.

From : ilmukomputer.com
Selengkapnya…

Apa Itu Virus Komputer?

Seiring perkembangan komputer dan sistem operasi yang telah sama - sama kita pakai telah berkembang jauh di banding dulu begitu juga dengan virus, keberadaan virus selalu membuat kita jengkel. Dan virus selalu berkembang makin ganas seiring juga dengan perkembangan OS saat ini. Virus di sini merupakan sebuah penyakit yang menyerang komputer kita, memang mirip virus pada manusia karena sama-sama menular.Dalam ilmu kedokteran, virus pada makhluk hidup adalah mikro organisme yang tidak dapat dilihat oleh mikroskop biasa, jadi hanya bisa dilihat dengan mikroskop elektron.

Pada ilmu komputer, virus yang dimaksud adalah adalah sebuah program komputer yang memiliki kemampuan untuk menggandakan diri dengan cara menyisipkan program / script ke dalam sebuah file lain. Mirip seperti virus biologis, virus komputer dapat menyebar dengan cepat pada file-file dalam sebuah komputer, atau bahkan menulari file di komputer lain, baik melalui jaringan maupun lewat kegiatan tukar-menukar file. Saat ini banyak virus yang sengaja disebarkan melalui email. Oleh karenanya, jika komputer kita terhubung langsung ke internet, sebaiknya kita harus memasang antivirus dan upayakan agar selalu ter-update (diperbaharui).

Jenis Virus

Dahulu kita mengenal pembagian virus berdasarkan sasaran penyebarannya, yaitu virus boot sector dan virus file. Virus boot sector didesain oleh pembuatnya untuk menginfeksi boot sector, yakni bagian dari sebuah media penyimpanan (disket, hard disk) yang pertama kali dibaca oleh sistem operasi saat media tersebut diakses. Sekali media penyimpanan yang terinfeksi oleh virus jenis ini dipakai untuk melakukan booting, maka virus pun menetap di memory dan siap menginfeksi media penyimpanan lain yang digunakan di komputer yang sama. Belakangan, virus boot sector berkembang menjadi tipe yang lebih ganas, yaitu yang dikenal sebagai virus partisi (partition table). Tabel partisi adalah bagian pada hard disk yang menyimpan data-data CHS (cylinder/head/sector) yang menjadi pedoman bagi sistem operasi untuk melakukan proses pembacaan. Sekali bagian ini dihancur-leburkan oleh virus, maka tentunya hard disk tidak lagi dapat dibaca dan seluruh data didalamnya pun melayang.

Sementara itu, virus file bekerja dengan cara menyisipkan programnya dalam sebuah file. Dahulu, saat penggunaan sistem operasi DOS masih meluas, sasaran virus jenis ini adalah file-file executable, yaitu file yang namanya berakhiran dengan ekstensi .COM atau .EXE. Selain melakukan penularan, virus file seringkali menambahkan perintah-perintah tertentu pada kode program yang ditularinya. Umumnya virus semacam ini memiliki sifat sebagai "bom waktu", dimana program virus akan melakukan aksinya pada waktu-waktu tertentu yang telah ditentukan oleh si programmer. "Aksi" ini bisa bermacam-macam, mulai dari yang ringan seperti menampilkan pesan dan membunyikan speaker, hingga melakukan perusakan dengan menghapus data, atau bahkan memformat hard disk !

Pada saat penggunaan program berbasis Windows mulai marak dengan aneka macam fitur, maka kita kembali mengenal satu jenis virus baru, yakni virus macro. Macro adalah serangkaian perintah, mirip perintah dalam bahasa pemrograman yang disediakan oleh perangkat lunak yang memungkinkan penggunanya untuk menyusun suatu rangkaian pekerjaan tertentu. Rangkaian perintah tersebut akan dijalankan sekaligus oleh perangkat lunak saat macro dijalankan. Fasilitas macro berguna untuk memudahkan pengguna dalam melakukan langkah-langkah yang berurutan dan berulang-ulang. Celakanya, fasilitas ini akhirnya disalahgunakan oleh tangan-tangan jahil untuk membuat macro yang berisi perintah-perintah penularan dan bahkan perusakan!

Jenis virus macro yang terkenal adalah virus WordMacro yang khusus dibuat untuk menginfeksi file data dari perangkat lunak pengolah kata Microsoft Word (berekstensi .DOC). Virus jenis ini memiliki hingga ribuan varian dengan aneka macam jenis gangguan. Mulai dari yang hanya menampilkan pesan pada waktu-waktu tertentu, hingga melakukan perusakan pada file. Virus WordMacro tergolong memiliki varian paling banyak karena kode-kodenya yang mudah untuk dimodifikasi. Disamping itu, mempelajari macro pada MS Word tidaklah sesulit mempelajari bahasa Assembly atau C (bahasa pemrograman yang sering digunakan untuk membuat program virus).

Menghindari Ancaman Virus

Kadang kita lelah dengan komputer kita yang terkena virus, lagi2 instal ulang atau repair untuk kita yang memakai OS Windows . Sebenarnya semua OS baik windows, linux, mac os dll tak luput dari serangan virus, karena banyak hacker2 dan pembuat virus yang senang dan hobi untuk menjebol atau mengotak atik OS,tetapi malah windows yang banyak menjadi sasaran virus. Benar karena hampir semua aplikasi dan pemakai komputer di dunia menggunakan OS ini, jadi banyak orang berlomba untuk membuat program2 penghancur windows deh. Jadinya kita yang repot.

Sebagai pengguna komputer, ada beberapa langkah yang dapat kita lakukan untuk menghindari sistem kita dari ancaman virus maupun akibat-akibat buruk yang ditimbulkannya:

1. Pasang Anti Virus pada sistem komputer.
Sebagai perlindungan di garis depan, penggunaan anti virus adalah wajib. Ada banyak anti virus yang beredar di pasaran saat ini. Beberapa yang cukup handal diantaranya adalah:

Kaspersky (www.kaspersky.com), dan



Symantec (www.symantec.com).



2. Update database program anti virus secara teratur.
Ratusan virus baru muncul setiap bulannya. Usahakan untuk selalu meng-update database dari program anti virus yang anda gunakan. Database terbaru dapat dilihat pada website perusahaan pembuat program anti virus yang anda gunakan.
3. Berhati-hati sebelum menjalankan file baru.
Lakukan scanning terlebih dahulu dengan anti virus sebelum menjalankan sebuah file yang didapat dari mendownload di internet atau menyalin dari orang lain. Apabila anda biasa menggunakan sarana e-mail, berhati-hatilah setiap menerima attachment dalam bentuk file executable. Waspadai file-file yang berekstensi: *.COM, *.EXE, *.VBS, *.SCR, *.VB. Jangan terkecoh untuk langsung membukanya sebelum melakukan scanning dengan software anti virus.
4. Curigai apabila terjadi keanehan pada sistem komputer.
Menurunnya performa sistem secara drastis, khususnya saat melakukan operasi pembacaan/penulisan file di disk, serta munculnya masalah pada software saat dioperasikan bisa jadi merupakan indikasi bahwa sistem telah terinfeksi oleh virus.
5. Backup data secara teratur.
Tips ini mungkin tidak secara langsung menyelamatkan data kita dari ancaman virus, namun demikian akan sangat berguna apabila suatu saat virus betul-betul menyerang dan merusak data di komputer yang anda gunakan. Setidaknya dalam kondisi tersebut, kita tidak akan kehilangan seluruh data yang telah dibackup sebelumnya.

Note :

Untuk mengecek apakah antivirus anda tepat dan baik untuk anda kunjungi situs AV-test.org untuk referensi anvir apa yang anda gunakan, dan sejauh mana anvir yang anda gunakan baik dan cocok untuk komputer anda.
Selengkapnya…

Tentang Saya











Saya adalah seorang Mahasiswa Lulusan Universitas Gunadarma jurusan S1 Teknik Informatika angkatan 2005. Nama saya Abud Susanto, bertempat tinggal di kota Bekasi yang selalu ramai, nyaman, kadang sejuk, kadang panas, dan kadang dingin.

Hobi saya baca komik, musik, dan browsing. Kegiatan yang biasa saya lakukan sehari-hari yaitu cari uang, cari ilmu, browsing, ngaskus, jalan-jalan, duduk di depan komputer, menulis artikel, dan membantu kedua orang tua di rumah ( kalo lagi libur :)) ).

Dalam ASus Blog ini saya ingin berbagi ilmu kepada anda semua, terutama mengenai ilmu komputer. Mungkin banyak hal yang tidak saya ketahui tentang ilmu komputer, tetapi anda mengetahui. Untuk itulah mari kita berbagi ilmu bersama ^_^. Dan saya berharap semoga artikel-artikel yang saya tulis ini bermanfaat bagi anda semua.

Email :
asus_allblue@yahoo.co.id
asus.pitz@gmail.com

Friendster :
www.fiendster.com/asus87

Facebook :
www.facebook.com/asus87

Website :

www.asus87.com


Terima kasih.
Selengkapnya…



widgets


free counters
IP


Other Link

Beramal Dengan Koin


:wikimu - bisa-bisanya kita...

Bisnis Online


Send Me Email

Photobucket

Nama
Email
Pesan