ASus Blog

Catatan saya, artikel, tips dan trik komputer

USB Virus Scan, Pengaman PC dan Flashdisk Anda

USB Virus scaner merupakan sebuah antivirus proteksi yang digunakan untuk memproteksi komputer anda dari virus-virus yang menyerang dari dalam flashdisk yang terinfeksi virus, Cara kerja program ini sama dengan program USB Disk Security, yaitu mencegah virus pada saat flashdisk pertama kali dimasukkan ke dalam komputer, dengan melihat dan menghapus file autorun.inf yang dianggap berbahaya.

Tetapi USB Virus Scan ini memiliki banyak kelebihan dibanding dengan program lainnya, diantaranya yaitu dapat mencegah virus masuk tidak hanya dari flashdisk, tetapi dari media penyimpanan USB lainnya, seperti : pen drive, flash drive, flash card, USB stick, secure digital card, removable storage, portable storage, mp3/mp4/ipod media player dan seluruh media penyimpanan USB.

Kelebihan lain yang dimiliki oleh USB Virus Scan ini yaitu :

- Tidak hanya dapat melakukan proteksi virus dalam media USB, tetapi dapat melakukan scanning memory, harddisk, dan removable disk.


















- Dapat melakukan Fix system seperti perbaikan registry, file exe, folder options, task manager, safe mode, hidden file, dan data-data yang hilang dalam flashdisk yang sebelumnya diubah atau disembunyikan oleh virus.


















- Dapat melakukan unlock USB Devices, apabila flashdisk anda tidak bisa distop atau dieject karena ada aplikasi yang berjalan, sehingga memungkinkan anda untuk tidak mencabut flashdisk secara paksa.


















- Dapat dilakukan penguncian password apabila anda takut ada seseorang yang menggunakan program ini dan menghapus file penting tanpa sepengetahuan anda.


















- Dapat melakukan immunize terhadap USB devices dan komputer anda, sehingga akan kebal terhadap virus yang masuk.

Immunize ini fungsinya hampir sama dengan tools USB vaksin dari Panda Security


















Dapat dilakukan update secara online seperti antivirus lainnya






























Untuk mendapatkan program ini anda bisa mendownloadnya di sini : http://www.usbvirus.com/download.html

Program ini sebenarnya trial, hanya bisa digunakan hanya dalam 30 hari, untuk anda yang ingin mendownload program full versionnya silahkan klik di sini.


Selengkapnya…

Seminar ANSAV Di Bekasi

Pada tanggal 9 Mei 2009, Politeknik Negeri Jakarta dan ANSAV mengadakan seminar tentang perbandingan teknologi AntiVirus dan Virus, yang diadakan di Cevest Bekasi. Seminar ini lumayan ramai, karena banyak mahasiswa yang antusias, mulai dari UI, Gunadarma, PNJ, dll, bahkan ada dari kalangan dosen, pengusaha warnet, dll.



















Acara tersebut dibawakan oleh Muqorrobien Ma’rufi, salah satu perancang AntiVirus ANSAV, acara tersebut secara umum membahas bagaimana Virus, worm, spyware bekerja pada komputer, algoritma dari Virus dan AntiVirus, dan penjelasan source dari Virus conficker yang sedang trend saat-saat ini.

Dari acara seminar ini ternyata banyak ilmu yang saya dapatkan, dari hal-hal yang tidak saya ketahui, seperti metode dan algoritma Virus dan AntiVirus, bagaimana cara membuat diri kita menjadi seorang yang paham akan Virus dan AntiVirus, dan juga membuat diri kita berfungsi seperti AntiVirus, agar kita bisa menyelamatkan data-data kita dengan kemampuan kita dan tanpa AntiVirus.

Untuk kedepannya saya harap ANSAV makin berkembang, begitu juga dengan semua AntiVirus Indonesia dalam menghadapi perkembangan Virus lokal dan luar.





































Referensi:
Seminar ANSAV

Selengkapnya…

Aplikasi Pembasmi Spyware

Spyware adalah program yang hampir sama dengan adware, yaitu program yang memantau aktifitas kita di komputer lewat jaringan internet. Berbeda dengan adware, spyware merupakan program mata-mata jahat yang terpasang pada komputer tanpa sepengetahuan pengguna, kemudian ia memberikan banyak iklan pada komputer, apabila pengguna lengah atau tidak tahu adanya spyware, maka aktifitas pengguna terus di pantau oleh spyware ini, dan pada saat pengguna mengetikkan data penting atau pribadi berupa password, no rekening, no kartu kredit, dll maka spyware akan mencuri data-data itu.

Dan pengirim spyware ini sama seperti pengguna internet lainnya, ia terhubung internet dan memantau spyware yang ia kirimkan ke para pengguna internet yang dijadikan sasaran. Apabila jaringan internet terputus, maka spyware akan tetap tinggal pada komputer dan aktif lagi pada saat komputer terkoneksi internet lagi.

Untuk mengatasinya, gunakan aplikasi pembasmi spyware dan update aplikasi tersebut secara bertahap. Berikut adalah alamat-alamat yang menyediakan aplikasi tersebut, silahkan di download, instal pada komputer anda dan update aplikasi tersebut.

Untuk memmbasmi dan mencegah spyaware :

Spyware terminator | www.spywareterminator.com | download

Microsoft Windows defender | www.microsoft.com | download

Spybot Search & Destroy | www.safer-networking.org | download

Ad-aware | www.lavasoft.com | download

Spyware doctor | www.antispyware.org | download

Malwarereteks | www.malwareteks.com | download


Untuk menghilangkan spyware pada startup :
(agar spyware pada startup tidak berjalan pada saat komputer terkoneksi internet)

HijackThis | www.softpedia.com | download

Matikan internet anda pada saat sedang mengscan, setelah scan selsesai restart komputer anda.

Selengkapnya…

Menghapus Variant Virus Win32 Kido / Conficker









Virus Win32 Kido ternyata semakin berkembang, terbukti tanggal 1 April kemarin virus ini menyebar luas di komputer di seluruh dunia. Virus yang dikenal dengan nama :

Net-Worm.Win32.Kido
W32/Conficker.worm.gen
Worm.Conficker
W32.Downadup
W32/Downadup.AL
W32/Confick-A
Win32/Conficker.A


Mereka menyerang para pengguna komputer yang menghubungkan dirinya dengan internet, dan tanda-tanda umum komputer kita terkena virus ini yaitu muncul pesan Generic Host Process Error yang merupakan gejala adanya virus Conficker.

Virus ini makin berkembang dengan variant-variant baru, dimana cara kerjanya makin berbahaya. Dimana saat ini Kido telah memasuki versi ketiga. Versi ketiga ini berbahaya untuk komputer terutama dengan kemampuannya untuk melakukan update pada dirinya sendiri, kido juga menyebar melalui jaringan lokal untuk melakukan update pada diriya sendiri. Variant virus ini makin berkembang dan bekerja untuk mematikan celah keamanan yang ada pada system, Terutama Windows.

Untuk mematikan variant virus ini yang sudah menginfeksi komputer dapat menggunakan beberapa remover tools yang disediakan beberapa vendor Antivirus terkemuka, berikut adalah situs yang menyediakan download remover untuk virus ini :

Kaspersky Lab :
KKiller_v3.4.4.zip


Bit Defender :
bd_rem_tool.zip

K7 Computing :
k7downadupremover.zip

F Secure :
f-downadup.zip

Dan penjelasan secara rinci mengenai virus ini dapat dilihat melalui alamat berikut :

Wikipedia :
en.wikipedia.org/wiki/Conficker

Viruslist :
www.viruslist.com/en/viruses/encyclopedia?virusid=21782844

Note : Updatelah selalu Antivirus komputer anda, karena perkembangan virus selalu lebih maju dibandingkan dengan antivirus.
Selengkapnya…

Bahaya Worm Win32 Kido

Virus Worm Win32 Kido merupakan malware yang paling banyak menyerang para pengguna komputer untuk periode April 2009 sampai dengan posting ini dibuat. Masih ingat tanggal 1 April 2009 telah terjadi serangan besar-besaran oleh virus ini diseluruh dunia. Di Indonesia saat ini virus ini masih merajalela.

Sayapun pernah terkena virus ini, ternayata virus ini dapat mendeteksi dan mencegah fungsi Antivirus pada komputer yang terinfeksi.Sehingga menjadikan antivirus tidak bisa menangkap virus ini. Seperti kejadian yang saya alami saat di kampus ketika mengeprint tugas-tugas saya di warnet, pada awalnya saya tidak ragu mengprint tugas-tugas saya di situ, karena komputer itu telah di pasang deep freeze.

Setelah tiba di rumah saya mencolokkan flashdisk saya di komputer, belum juga discan tapi Kaspersky saya menangkap file-file di dalam flashdisk yang terkena virus, ternyata setelah discan tertangkap lebih dari 100 virus pada flashdisk saya termasuk virus dengan nama Net-Worm.Win32.Kido.ih dan virus-virus lainnya.






















Menurut sumber yang saya baca dari Chip yaitu :
  1. Kido membuat file autorun.inf dan RECYCLED\{SID<....>}\RANDOM_NAME.vmx pada media penyimpanan seperti USB flash disk (Terkadang di folder yang di share pada jaringan).
  2. Kido menempatkan dirinya dalam sistem sebagai file DLL dengan nama acak, misalnya c:\windows\system32\zorizr.dll. (Itu kalau dia sudah masuk ke dalam komputer)
  3. Dalam system, Win32 Kido terdaftar dalam service dengan nama acak, misalnya knqdgsm.
  4. Kido mencoba menyerang komputer dalam jaringan dengan port 445 atau 139 TCP, menggunakan celah MS08-067.
Dan bahaya dari virus ini yaitu menyerang celah pada Windows, tepatnya celah MS08-067. Sebenarnya, Windows sudah menambal celah yang ada,karena disebabkan karena masih banyak orang yang belum melakukan update pada Windows mereka. Worm ini juga ternyata memiliki kemampuan untuk membuat dirinya tak terdeteksi dan dapat menghindari perbaikan pada saat update Windows. Selain itu, worm ini juga membatasi akses user untuk melakukan update.

Itulah yang membuat virus ini berbahaya, karena virus ini mematikan system keamanan pada komputer kita, sehingga antivirus, firewall tidak dapat digunakan.

Untuk melakukan pembersihan komputer dari worm ini, Anda harus download piranti khusus yang diberi nama KKiller.exe (http://data2.kaspersky.com:8080/special/KKiller_v3.4.3.zip)
Peranti KKiller.exe dapat dijalankan secara lokal pada komputer yang sudah terinfeksi atau dijalankan secara remote dengan bantukan Kaspersky Administration Kit.

Untuk menhapus virus ini bagi komputer yang terinfeksi :

  1. Download KKiller_v3.4.3.zip dan ekstrak paket tersebut ke sebuah folder dalam komputer yang sudah terinfeksi.
  2. Jalankan file KKiller.exe.
  3. Ketika scan sudah selesai, jendela command prompt bisa muncul pada layar monitor. Untuk me-minimize jendela itu, tekan sembarang tombol. Agar jendela itu ditutup secara otomatis, disarankan agar KKiller.exe dijalankan dengan parameter “-y”. Dan tunggu sampai proses selesai.
  4. Lakukan full scan pada komputer dengan Kaspersky Anti-Virus.

Pada kasus ini komputer saya belum terinfeksi karena kaspersky telah menangani virus itu sebelum masuk ke dalam komputer saya.

Dan berikut update list malware Top 100 menurut laporan Kaspersky Lab:

Nama Malware dan persentasenya
----------------------------------------------------
Net-Worm.Win32.Kido.ih 28.1069%
HEUR:Trojan.Win32.Generic 13.6123%
Heur.Win32.Trojan.Generic 8.9992%
Trojan-Downloader.Win32.Agent.ahlo 8.4951%
Trojan-Dropper.Win32.Mutant.a 5.8987%
Trojan-Dropper.Win32.Small.axv 4.487%
HEUR:Trojan-Downloader.Win32.Generic 2.5208%
HEUR:Trojan.Win32.AntiAV 2.1427%
Trojan-Downloader.Win32.Small.aacq 1.7646%
Trojan-Downloader.Win32.Agent.ahlm 1.3612%
Heur.Win32.AntiAV 1.0083%
Heur.Win32.Invader 0.9579%
Trojan-Downloader.Win32.Agent.wxq 0.9327%
Trojan.Win32.Agent.bxvw 0.9327%
Trojan-Dropper.Win32.Agent.zje 0.8319%
Trojan-Downloader.Win32.FraudLoad.dzf 0.7814%
Trojan-Dropper.Win32.Agent.bvn 0.7562%
Virus.Win32.Virut.ce 0.731%
Packed.Win32.Katusha.b 0.6302%
not-a-virus:AdWare.Win32.180Solutions.bj 0.5546%
HEUR:Virus.Win32.Generic 0.5546%
Trojan-Downloader.Win32.Agent.adch 0.5294%
Type_Win32 0.5042%
Trojan.Win32.Agent.bygp 0.479%
Net-Worm.Win32.Kido.eo 0.4033%
Heur.Win32.Downloader 0.4033%
Trojan-Downloader.Win32.Agent.bjhd 0.4033%
Trojan-Downloader.Win32.Agent.bozt 0.3529%
Trojan.Win32.AntiAV.arx 0.3277%
Trojan-Downloader.Win32.Obfuscated.qxa 0.3277%
Trojan.Win32.VB.mon 0.3025%
Trojan-Downloader.Win32.Agent.bphb 0.2773%
Virus.Win32.Sality.aa 0.2521%
Trojan.Win32.VB.mtm 0.2269%
Trojan-PSW.Win32.IMMultiPass.od 0.2269%
SuspiciousPacker.Multi.Generic 0.2017%
Trojan-Downloader.Win32.FraudLoad.dzg 0.2017%
Trojan-Downloader.Win32.FraudLoad.dzc 0.1765%
Backdoor.Win32.Kbot.s 0.1765%
Trojan-Downloader.Win32.FraudLoad.dzd 0.1765%
Hoax.MSIL.BadJoke.Agent.s 0.1765%
Backdoor.Win32.KeyStart.bz 0.1512%
Packed.Win32.Katusha.a 0.1512%
not-a-virus:AdWare.Win32.Agent.lmz 0.1512%
Trojan-Downloader.Win32.CodecPack.fih 0.1512%
Trojan-Dropper.Win32.Agent.akuu 0.1512%
Trojan-Spy.Win32.Agent.ajzf 0.1512%
Multi.Win32.Packed 0.1512%
Virus.Win32.Sality.z 0.126%
not-a-virus:AdWare.Win32.Shopper.ar 0.126%
Trojan-Downloader.Win32.Agent.akwa 0.126%
not-a-virus:AdWare.Win32.Relevant.n 0.126%
Trojan.Win32.Autoit.wz 0.1008%
not-a-virus:AdWare.Win32.Relevant.i 0.1008%
Trojan.Win32.BHOLamp.dau 0.1008%
HEUR:Backdoor.Win32.Generic 0.1008%
Heur.Win32.Worm.Generic 0.1008%
not-a-virus:AdWare.Win32.Shopper.v 0.1008%
Trojan-Mailfinder.Win32.Agent.ti 0.1008%
Packed.Win32.Black.d 0.1008%
not-a-virus:AdWare.Win32.Craagle.19 0.1008%
Trojan-Dropper.Win32.Tiny.cf 0.0756%
HEUR:Worm.Win32.Generic 0.0756%
not-a-virus:FraudTool.Win32.AntiSpyWarePro.af0.0756%
not-a-virus:AdWare.Win32.BHO.fnp 0.0756%
Packed.Win32.Tdss.f 0.0756%
not-a-virus:AdWare.Win32.BHO.fav 0.0756%
Trojan-Dropper.Win32.Agent.ajhw 0.0756%
not-a-virus:AdWare.Win32.ISearch.c 0.0756%
Trojan-PSW.Win32.LdPinch.adub 0.0756%
Packed.Win32.Black.a 0.0756%
Backdoor.Win32.mIRC-based.k 0.0756%
Trojan.Win32.Buzus.aspx 0.0756%
Exploit.Win32.DCom.ad 0.0756%
Backdoor.Win32.Delf.hwd 0.0756%
Trojan.Win32.Inject.kpg 0.0756%
Suspicious.Win32.Packer 0.0756%
Trojan-Spy.Win32.Zbot.qnw 0.0756%
Trojan-Downloader.Win32.Agent.bpdh 0.0756%
Net-Worm.Win32.Kido.du 0.0756%
Trojan.Win32.FraudPack.ify 0.0504%
Backdoor.Win32.SdBot.lef 0.0504%
Trojan-GameThief.Win32.Magania.awch 0.0504%
Virus.Win32.VB.ki 0.0504%
Trojan-Downloader.JS.Agent.gj 0.0504%
Packed.Win32.Krap.m 0.0504%
Trojan.Win32.Agent2.dib 0.0504%
not-a-virus:AdWare.Win32.Thingies 0.0504%
MultiPacked.Multi.Generic 0.0504%
not-a-virus:AdWare.Win32.AlexaBar.n 0.0504%
Backdoor.Win32.Hupigon.btia 0.0504%
not-a-virus:AdWare.Win32.TimeSinc 0.0504%
Worm.Win32.Downloader.acp 0.0504%
Trojan-Dropper.Win32.SennaOneMaker.20 0.0504%
Trojan.Win32.AntiAV.asw 0.0504%
Rootkit.Win32.Agent.fq 0.0504%
Backdoor.Win32.Poison.fps 0.0504%
Packed.Win32.Krap.i 0.0504%
Trojan.Win32.Agent.tvy 0.0504%
Trojan-Dropper.Win32.agent.allt 0.0504%

Source
:






Kaspersky lab

Selengkapnya…

Hati-Hati Virus Trojan Win32.Pakes.cob

06 April 2009 adalah hari saya kuliah, bertemu lagi dengan dosen-dosen yang selalu membimbing saya dengan tugas-tugas yang membuat kepala pusing…huuuuf.

Hmmm..langsung ke intinya saja yaach…gini neeh tadi siang habis selesai kuliah teman saya minta install antivirus kaspersky di laptop nya, kebetulan saya bawa kaspersky di flashdisk saya, langsung saja saya connect di laptopnya, karena yakin flashdisk saya bersih dari virus lalu langsung saja flashdisk saya di buka oleh teman saya tanpa di scan terlebih dahulu, biasanya teman saya anti banget laptopnya kena virus.

Setelah dibuka ternyata folder-folder di flashdisk saya berubah menjadi gambar shortcut, mungkin yakin itu bukan apa-apa jadi kita ga curiga karena aksi dari antivirus NOD32 teman saya tidak menunjukkan adanya virus. Maka langsung saja double klik folder itu. Dan ternyata folder ga bisa dibuka, langsung saya bilang kalo itu virus dan teman saya langsung mengscan flashdisk saya dengan antivirusnya dan hanya beberapa virus yang tertangkap, mungkin saya terkena virus ini sewaktu kemarinya pergi ke warnet.

Saya minta eject saja dan saya scan nanti dirumah, padahal saya yakin semua file-file saya tidak terkena virus karena di dalam flasdisk saya sudah saya pasang USB Vaksin dari panda security yang dapat membuat file autorun.inf yang tidak bisa dimanipulasi oleh virus.

Jam 4 sore saya sampai dirumah dan jam 8 malam saya mulai mengscan flashdisk di komputer saya, 251 virus tertangkap oleh kaspersky saya dan ternyata virus itu menyerang file-file office, file exe dan menyembunyikan folder dalam flashdisk saya. Setelah selesai mengscan file-file exe, doc, xls dan folder saya hilang karena virus itu. Kemudian saya kembalikan folder-folder saya yang di super hidden oleh virus lewat command prompt dengan perintah :
attrib
-s -h *.* /S /D.

Setelah itu saya cari tahu tentang virus ini lewat internet, ternyata virus ini baru 2 minggu ada sejak saya terkena virus tadi. Dan pembuat virus ini sangat cerdik dan pintar, mungkin karena dia tahu bahwa ada software yang bisa membuat file autoun.inf yang tidak bisa di manipulasi maka si pembuat virus membuat file yang mirip dengan autorun.inf yaitu autorun_.inf yang bisa memasukkan virus kedalam komputer saat flashdisk yang terkena virus dimasukkan.

Saya tahu ini ketika semua data yang disembunyikan oleh virus saya hilangkan super hiddennya ternyata ada file AUTORUN_.INF seperti gambar dibawah ini.











File AUTORUN_.INF ini berfungsi untuk memasukkan virus yang ada dalam flashdisk ke dalam komputer yang belum terinfeksi virus ini.


Nama virus ini adalah Trojan.Win32.Pakes.cob









Dan cara kerja virus ini yaitu mirip dengan pendahulunya yaitu Trojan.win32.mlrc










Cara kerjanya yaitu menginfeksi file-file office, exe dan menghilangkan folder yang ada pada flashdisk. Bila virus ini masuk dalam PC maka file-file exe di program file dan windows pasti akan terinfeksi dan pembersihan dengan antivirus tidak akan mungkin bisa, kerja virus ini sangat cepat karena jika system windows yang di serang maka tidak ada jalan lain selain menginstal ulang windows nya.

Apabila anda terkena virus ini berikut adalah langkah-langkah dalam mengatasi virus ini :

- Backup data-data penting anda, file-file Office anda ke dalam media penyimpanan yang lain seperti CD, Flashdisk, Hardisk.
- Sebelum memasukkan flashdisk yang terkena virus ini lebih baik matikan fasilitas autorun melalui gpedit.msc.
- Update antivirus pada komputer anda sebelum memasukkan flashdisk yang terkena virus.

Pembersihan virus ini dapat dilakukan oleh Kaspersky 7.0 update tanggal 25 maret 09 seperti pada antivirus saya. Tapi labih baik updatean terbarunya karena perkembangan virus saat ini mampu menyerang perlindungan seperti apapun seperti yang saya alami tadi.
Selengkapnya…

Cara Mengatasi Dan Mencegah Windows Dari Virus









Cara mengatasi dan mencegah Windows agar terhindar dari masalah Virus, Malware, Spyware dan program perusak lainnya.
  1. Apabila komputer anda bermasalah lebih baik lakukan step2 berikut :
    1. Backup semua data (Ke dalam CD/DVD, USB Flash Drive, Hardisk Eksternal, dll)
    2. Boot dengan clean boot disk seperti windows live cd atau dengan bartpe.
    3. Scan dengan Antivirus yang ada dan updatean terbaru ex : Kaspersky, AVG, Avira, PCMAV, dll
    4. Format Hardisk anda bila tidak ada perubahan.
    5. Install ulang Windows anda.
    6. Install AntiVirus, Anti Spyware, Firewall, dll.
    7. Update Antivirus dan Spyware tersebut.
    8. Install aplikasi2 yg dapat dipercaya seperti TuneUP Utilities, Smart Buster untuk mendrive system windows.
    9. Backup Drive C: atau lokasi windows dengan Norton Ghost ke Drive lain atau Flashdisk

  2. Apabila komputer anda tidak bermasalah lakukan step2 berikut :
    1. Backup Drive C: atau lokasi windows dengan Norton Ghost ke Drive lain atau Flashdisk
    2. Buat Live CD Windows anda dengan menggunakan Bartpe atau live cd lain
    3. Install AntiVirus, Anti Spyware, Firewall, dll.
    4. Update Antivirus dan Spyware tersebut.
    5. Install aplikasi2 yg dapat dipercaya seperti TuneUP Utilities, Smart Buster untuk mendrive system windows.
    6. Apabila terjadi masalah pada system, restore windows anda dengan menggunakan system restore Start - All Programs - Accessories - System Tools - System restore
    7. Hati2 dengan file aneh pada hardisk atau flashdisk anda yang berakhiran (.exe, .bat, .com, .vbs, .js, .wmf, .scr .swf, .pif, dll). Apalagi apabila anda merasa tidak ada pernah melihat file itu sebelumnya.
    8. Scan dengan Antivirus apabila anda menemukan file2 aneh tersebut.
    9. Hindari situs2 Porno, Keygen, Bajakan jika anda browsing dengan komputer anda.
Itulah tips yang bisa saya berikan, bila ada kekurangan tolong ditambahkan... ^^

Referensi : forum.chip.co.id
Selengkapnya…

Cerita Saya Tentang Kaspersky Anti Virus

Dulu sering sekali saya gonta ganti antivirus di karenakan virus yang selalu mengganggu komputer saya, ceritanya sekitar tahun 2006 saya baru duduk di perkuliahan dan baru mengenal komputer, maklum ndeso..hehe, jadi banyak hal yang belum saya ketahui tentang virus dan antivirus.

Pernah suatu hari komputer saya terasa amat lambat, saya tak tahu apa penyebabnya yang jelas jalannya system komputer terasa lambat dan lain dari biasanya, dulu saya pikir karena banyak aplikasi yang saya jalankan, tapi tidak hanya pada saat system dan aplikasi berjalan, pada saat boot dan shut down pun juga terasa lama sekali, dan banyak program aplikasi yang lama munculnya ketika di buka, seperti explorer, winamp, windows media player, firefox, dll.

Sebenarnya itu bisa disebabkan karena kinerja komputer yang menurun akibat hardisk yang tidak pernah di defrag, aplikasi di system tray dan startup yang terlalu banyak dan aksi dari virus komputer yang menggerogoti system. Dulu saya pertama kali memakai Norton Antivirus 2006, tapi dikarenakan berat dan scan yang lama akhirnya saya beralih ke AVG 7.5, dengan AVG pun komputer saya masih bisa di jebol oleh virus, ada file yang terinfeksi virus tapi oleh avg tak terdeteksi adanya virus, padahal saya telah update avg nya. Lalu saya gunakan avast sebagai pengganti avg, tapi sama seperti avg, banyak virus yang terus menyerang komputer saya, kemudian saya beralih ke PC Cilin antivirus, PC Media, Norman, McAffe, Bullguard,Avira, dan akhirnya saya menetapkan kaspersky sebagai antivirus andalan saya.

Mungkin saya tak tahu keunggulan anti virus yang saya gunakan sebelumnya, tapi kesimpulan saya dari semua antivirus yang saya gunakan yaitu bahwa tidak ada perlindungan yang sempurna dari antivirus, karena perkembangan virus selangkah lebih maju daripada antivirus. Sehingga semua antivirus pasti bisa di jebol oleh virus. Tetapi saya pernah menemukan masalah yang serius pada komputer saya sehingga kenapa saya mengganti antivirus saya dengan kaspersky.

Begini ceritanya..hehe, Sehabis mengantar pacar saya dari kampus pada bulan april 2008, saya menunggu dia di warnet, kemudian saya mendownload aplikasi pengunci folder dari situs yang memang bukan situs resmi, waktu itu saya tak tahu apa-apa dan tak mengira kalo file itu virus karena file itu tidak terdeteksi dengan antivirus di warnet itu, padahal antivirus di warnet itu bagus dan pemiliknya selalu mengupdate antivirus itu. Tanpa curiga akhirnya setelah sampai di rumah malamnya saya langsung menginstal aplikasi tersebut ke PC saya, penginstalan berjalan lancar sama seperti menginstal aplikasi pada umumnya, setelah menginstal ada konfirmasi untuk restart komputer, kemudian langsung saya yes.

Setelah ada tampilan log off saya terkejut karena background komputer saya berubah menjadi gambar malaikat dengan nama maxtrox, lalu setelah log in windows tiba-tiba antivirus saya di startup tidak jalan, saya curiga dan coba membuka antivirus tersebut melalui start menu, tapi antivirus nya tak muncul-muncul, saya coba lagi melalui program file untuk membukanya, namun ketika saya membuka folder antivirus saya file antivirus.exe nya berubah ukurannya menjadi ukuran kb padahal sebelumnya mb.

Tak hanya aplikasi antivirus aplikasi lainnya seperti photoshop, transtool, linguist, tuneup, dan game yang sudah terinstal berubah ukuran file exe nya dan tak bisa di gunakan. Rupanya virus maxtrox telah menyerang file-file exe atau aplikasi yang sudah terinstal dalam PC saya.

Dalam kebingungan saya mencoba menghilangkan virus tersebut, tapi antivirus yang saya dapat untuk menghilangkan virus tersebut di blok oleh virus tersebut sehingga saya tak bisa menginstal antivirus tersebut, dan akhirnya saya install ulang komputer saya hari itu juga dan saya pasang antivirus kaspersky yang di beri teman saya, Kemudian saya langsung ke warnet untuk mencari update antivirus tersebut dan mencari info tentang virus tersebut, ternyata tidak ada info tentang virus tersebut, lalu saya hanya mendownload updatean kaspersky saja.

Setelah sampai rumah saya langsung update kaspersky nya, dan coba saya scan file virus yang saya dapat dari warnet tadi siang, dan akhirnya file tersebut terdeteksi sebagai virus oleh kaspersky, hanya saja nama virusnya belum diketahui. Padahal kaspersky saya menggunakan file updatean kaspersky 2 hari yang lalu dari lab kaspersky nya. Setelah kejadian itu saya mempercayakan perlindungan komputer saya kepada kaspersky sampai sekarang.

Waktu semakin berlalu dan perkembangan antivirus semakin maju karena pada akhirnya virus maxtrox bisa di taklukkan oleh antivirus manapun, tapi hal itu terjadi sesudah 6 bulan pada saat saya terkena virus tersebut. Jadi menurut saya kaspersky itu selalu memberikan perlindungan komputer saya, karena update dari lab kaspersky di lakukan setiap hari dan dia menglist semua virus dalam viruslist.com, sehingga kita bisa tahu apakah virus yang kita temukan sudah terdaftar dalam viruslist.com kaspersky.

Tapi menurut yang saya tahu kaspersky selalu mengupdate list virus dengan cepat, saingan kaspersky sampai saat ini yaitu avira premium, bit defender, dan nod32 yang ada di posisi 5 besar dalam situs AV-test.org. Sampai tulisan ini saya buat kaspersky masih dalam urutan 3 besar dimana keunggulan dan security makin berkembang dan siap bersaing dengan antivirus lainnya.
Tapi maaf yang saya pakai bukan kaspersky asli..hehehe, tapi setelah saya punya uang yang cukup saya akan beli yang asli kok ^_^

Selengkapnya…

Mengembalikan Folder Yang Hilang Karena Virus

Komputer saya terkena virus, setelah saya scan menggunakan antivirus, virus itu berhasil dihilang atau dibersihkan, tetapi ketika setelah saya restart ada beberapa folder di komputer saya yang hilang. Flashdisk terkena virus, setelah di scan menggunakan antivirus, flashdisk terbebas dari virus tetapi kenapa ketika flasdisk itu saya coba buka di komputer banyak folder yang hilang, sudah coba dicari dengan Properties, Folder Options, View, Show Hidden Files and Folders tetap tidak bisa memunculkan file dan folder saya yang hilang.

Dari dua persoalan tersebut dapat disimpulkan bahwa komputer tempat kita bekerja terserang virus yang berekstensikan .scr. Cara kerja virus ini sangat sederhana yaitu merubah setiap folder yang ada di komputer atau flashdisk menjadi file applikasi dengan kapasitas yang digandakan menjadi 32 Kb (tertulis disaat kita membuka). dan ketika coba di bersihkan menggunakan antivirus dari salah satu vendor, virus tersebut bisa di hilangkan tetapi effect yang ditimbulkan dari scanning tadi adalah folder-folder yang terserang virus ini menjadi hilang.

Sebenarnya folder tersebut tidak hilang namun disembunyikan saja. Dan folder yang hilang tersebut dapat kita kembalikan dengan menggukan perintah attrib pada command prompt. Cara sangat sederhana sekali namun sebelum mengupas bagaimana mengembalikan Folder yang hilang tersebut akan kita kupas sedikit tentang attribute ini.

Untuk melihat Properties attribute dapat dilakukan dengan dua cara yaitu :

1. Melalui Windows Prompt

Caranya adalah klik kanan pada Folder dimana folder tersebut di simpan (drive C,D dll)




















2.Melalui Command Prompt

Command attribute bekerja pada DOS command prompt, memiliki beberapa fungsi salah satunya adalah untuk menset attribute dari suatu file apakah file tersebut akan diberi attribute :
- read-only file attribute
- Archive file attribute
- System File Attibut
- Hidden File Attribut

Untuk mengembalikan Folder yang hilang tersebut menggunakan cara yang kedua yaitu melalui command prompt.

Adapun tahapannya adalah sebagai berikut :

1.Klik Start

2.Klik Run, maka akan muncul jendela seperti di bawah ini dan ketikkan kata cmd












3. Maka akan muncul tampilan seperti ini













4. Nah inilah bagian yang terpenting dari pembahasan kita kali ini, pada command prompt ini kita ketikkan attrib /? Untuk mengetahui beberapa perintah pada properties attribute melalui command prompt.

5. Selanjutnya pada pompt tersebut akan muncul sederatan kalimat yang menjelaskan
tentang attribute seperti :
- tanda (+) untuk sets an attribute
- tanda (– ) untuk Clears an attribute
- huruf R untuk read-only file attributes
- huruf A untuk Archive file attribute
- huruf S untuk System file attribute
- huruf H untuk Hidden file attribute
- /S untuk proses penyamaan file di dalam folder sebelumnya dan semua subfolder
yang ada di komputer
- /D untuk proses yang akan dilakukan terhadap folder itu sendiri

6. Kembali kepada Folder yang hilang tersebut maka perintah yang kita ketikkan pada
command prompt ini adalah : (ketikkan perintah ini pada Drive C:\> atau D:\> atau dimana ada Folder yang hilang).

attrib –s –h *.* /S /D

7. Selanjutnya refresh komputer atau semua drive yang ada di komputer kita, hasilnya adalah Eng Ing Eng!!!, folder yang hilang tersebut muncul kembali.

From : ilmukomputer.com
Selengkapnya…

Apa Itu Virus Komputer?

Seiring perkembangan komputer dan sistem operasi yang telah sama - sama kita pakai telah berkembang jauh di banding dulu begitu juga dengan virus, keberadaan virus selalu membuat kita jengkel. Dan virus selalu berkembang makin ganas seiring juga dengan perkembangan OS saat ini. Virus di sini merupakan sebuah penyakit yang menyerang komputer kita, memang mirip virus pada manusia karena sama-sama menular.Dalam ilmu kedokteran, virus pada makhluk hidup adalah mikro organisme yang tidak dapat dilihat oleh mikroskop biasa, jadi hanya bisa dilihat dengan mikroskop elektron.

Pada ilmu komputer, virus yang dimaksud adalah adalah sebuah program komputer yang memiliki kemampuan untuk menggandakan diri dengan cara menyisipkan program / script ke dalam sebuah file lain. Mirip seperti virus biologis, virus komputer dapat menyebar dengan cepat pada file-file dalam sebuah komputer, atau bahkan menulari file di komputer lain, baik melalui jaringan maupun lewat kegiatan tukar-menukar file. Saat ini banyak virus yang sengaja disebarkan melalui email. Oleh karenanya, jika komputer kita terhubung langsung ke internet, sebaiknya kita harus memasang antivirus dan upayakan agar selalu ter-update (diperbaharui).

Jenis Virus

Dahulu kita mengenal pembagian virus berdasarkan sasaran penyebarannya, yaitu virus boot sector dan virus file. Virus boot sector didesain oleh pembuatnya untuk menginfeksi boot sector, yakni bagian dari sebuah media penyimpanan (disket, hard disk) yang pertama kali dibaca oleh sistem operasi saat media tersebut diakses. Sekali media penyimpanan yang terinfeksi oleh virus jenis ini dipakai untuk melakukan booting, maka virus pun menetap di memory dan siap menginfeksi media penyimpanan lain yang digunakan di komputer yang sama. Belakangan, virus boot sector berkembang menjadi tipe yang lebih ganas, yaitu yang dikenal sebagai virus partisi (partition table). Tabel partisi adalah bagian pada hard disk yang menyimpan data-data CHS (cylinder/head/sector) yang menjadi pedoman bagi sistem operasi untuk melakukan proses pembacaan. Sekali bagian ini dihancur-leburkan oleh virus, maka tentunya hard disk tidak lagi dapat dibaca dan seluruh data didalamnya pun melayang.

Sementara itu, virus file bekerja dengan cara menyisipkan programnya dalam sebuah file. Dahulu, saat penggunaan sistem operasi DOS masih meluas, sasaran virus jenis ini adalah file-file executable, yaitu file yang namanya berakhiran dengan ekstensi .COM atau .EXE. Selain melakukan penularan, virus file seringkali menambahkan perintah-perintah tertentu pada kode program yang ditularinya. Umumnya virus semacam ini memiliki sifat sebagai "bom waktu", dimana program virus akan melakukan aksinya pada waktu-waktu tertentu yang telah ditentukan oleh si programmer. "Aksi" ini bisa bermacam-macam, mulai dari yang ringan seperti menampilkan pesan dan membunyikan speaker, hingga melakukan perusakan dengan menghapus data, atau bahkan memformat hard disk !

Pada saat penggunaan program berbasis Windows mulai marak dengan aneka macam fitur, maka kita kembali mengenal satu jenis virus baru, yakni virus macro. Macro adalah serangkaian perintah, mirip perintah dalam bahasa pemrograman yang disediakan oleh perangkat lunak yang memungkinkan penggunanya untuk menyusun suatu rangkaian pekerjaan tertentu. Rangkaian perintah tersebut akan dijalankan sekaligus oleh perangkat lunak saat macro dijalankan. Fasilitas macro berguna untuk memudahkan pengguna dalam melakukan langkah-langkah yang berurutan dan berulang-ulang. Celakanya, fasilitas ini akhirnya disalahgunakan oleh tangan-tangan jahil untuk membuat macro yang berisi perintah-perintah penularan dan bahkan perusakan!

Jenis virus macro yang terkenal adalah virus WordMacro yang khusus dibuat untuk menginfeksi file data dari perangkat lunak pengolah kata Microsoft Word (berekstensi .DOC). Virus jenis ini memiliki hingga ribuan varian dengan aneka macam jenis gangguan. Mulai dari yang hanya menampilkan pesan pada waktu-waktu tertentu, hingga melakukan perusakan pada file. Virus WordMacro tergolong memiliki varian paling banyak karena kode-kodenya yang mudah untuk dimodifikasi. Disamping itu, mempelajari macro pada MS Word tidaklah sesulit mempelajari bahasa Assembly atau C (bahasa pemrograman yang sering digunakan untuk membuat program virus).

Menghindari Ancaman Virus

Kadang kita lelah dengan komputer kita yang terkena virus, lagi2 instal ulang atau repair untuk kita yang memakai OS Windows . Sebenarnya semua OS baik windows, linux, mac os dll tak luput dari serangan virus, karena banyak hacker2 dan pembuat virus yang senang dan hobi untuk menjebol atau mengotak atik OS,tetapi malah windows yang banyak menjadi sasaran virus. Benar karena hampir semua aplikasi dan pemakai komputer di dunia menggunakan OS ini, jadi banyak orang berlomba untuk membuat program2 penghancur windows deh. Jadinya kita yang repot.

Sebagai pengguna komputer, ada beberapa langkah yang dapat kita lakukan untuk menghindari sistem kita dari ancaman virus maupun akibat-akibat buruk yang ditimbulkannya:

1. Pasang Anti Virus pada sistem komputer.
Sebagai perlindungan di garis depan, penggunaan anti virus adalah wajib. Ada banyak anti virus yang beredar di pasaran saat ini. Beberapa yang cukup handal diantaranya adalah:

Kaspersky (www.kaspersky.com), dan



Symantec (www.symantec.com).



2. Update database program anti virus secara teratur.
Ratusan virus baru muncul setiap bulannya. Usahakan untuk selalu meng-update database dari program anti virus yang anda gunakan. Database terbaru dapat dilihat pada website perusahaan pembuat program anti virus yang anda gunakan.
3. Berhati-hati sebelum menjalankan file baru.
Lakukan scanning terlebih dahulu dengan anti virus sebelum menjalankan sebuah file yang didapat dari mendownload di internet atau menyalin dari orang lain. Apabila anda biasa menggunakan sarana e-mail, berhati-hatilah setiap menerima attachment dalam bentuk file executable. Waspadai file-file yang berekstensi: *.COM, *.EXE, *.VBS, *.SCR, *.VB. Jangan terkecoh untuk langsung membukanya sebelum melakukan scanning dengan software anti virus.
4. Curigai apabila terjadi keanehan pada sistem komputer.
Menurunnya performa sistem secara drastis, khususnya saat melakukan operasi pembacaan/penulisan file di disk, serta munculnya masalah pada software saat dioperasikan bisa jadi merupakan indikasi bahwa sistem telah terinfeksi oleh virus.
5. Backup data secara teratur.
Tips ini mungkin tidak secara langsung menyelamatkan data kita dari ancaman virus, namun demikian akan sangat berguna apabila suatu saat virus betul-betul menyerang dan merusak data di komputer yang anda gunakan. Setidaknya dalam kondisi tersebut, kita tidak akan kehilangan seluruh data yang telah dibackup sebelumnya.

Note :

Untuk mengecek apakah antivirus anda tepat dan baik untuk anda kunjungi situs AV-test.org untuk referensi anvir apa yang anda gunakan, dan sejauh mana anvir yang anda gunakan baik dan cocok untuk komputer anda.
Selengkapnya…



widgets


free counters
IP


Other Link

Beramal Dengan Koin


:wikimu - bisa-bisanya kita...

Bisnis Online


Send Me Email

Photobucket

Nama
Email
Pesan